Menu Close

Rektor UAD, Kepala LLDIKTI Wilayah V, dan Ketua FPPTI Pusat Hadiri Pelantikan Pengurus FPPTI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Periode 2026–2029

YogyakartaKetua Umum Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) resmi melantik Pengurus FPPTI DIY Periode 2026–2029 pada Rabu, 8 Juli 2026, di Ruang Audio Visual Lantai 4 Museum Muhammadiyah, Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T., Kepala LLDIKTI Wilayah V Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., Ketua Umum FPPTI Mariyah, S.Sos., M.Hum., jajaran pengurus serta pengawas FPPTI Pusat, pimpinan perguruan tinggi, pustakawan, serta pengelola perpustakaan perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Pengurus Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Daerah Istimewa Yogyakarta Periode 2026–2029 sebagai dasar legalitas kepengurusan yang baru. Pembacaan SK menandai dimulainya masa bakti pengurus yang diharapkan mampu memperkuat sinergi antarperpustakaan perguruan tinggi di wilayah DIY.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum FPPTI Pusat, Mariyah, S.Sos., M.Hum. Dalam suasana khidmat, seluruh pengurus mengucapkan ikrar dan resmi dilantik untuk mengemban amanah organisasi selama periode 2026–2029.

Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kolaborasi dalam pengembangan layanan perpustakaan, transformasi digital, serta peningkatan kompetensi pustakawan di era perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ketua FPPTI DIY  & Ketua FPPTI Pusat Siap Wujudkan Organisasi yang Kolaboratif

Dalam laporannya, Ketua FPPTI DIY Periode 2026–2029, Risty Prasetyawati, S.IP., M.A., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru akan berfokus pada penguatan jejaring antaranggota, peningkatan kompetensi pustakawan, pengembangan inovasi layanan perpustakaan, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dalam sambutannya, Ketua Umum FPPTI, Mariyah, S.Sos., M.Hum., mendorong penguatan sinergi antara FPPTI DIY, DPAD DIY, dan PD IPI DIY dalam pelaksanaan Sertifikasi Profesi Pustakawan dan Akreditasi Perpustakaan. Menurutnya, data pustakawan tersertifikasi dan perpustakaan terakreditasi menjadi landasan strategis bagi LLDIKTI Wilayah V dalam pengembangan perpustakaan perguruan tinggi. Ia juga mengapresiasi inisiasi konsorsium re-akreditasi perpustakaan perguruan tinggi yang digagas bersama FPPTI DIY, LLDIKTI Wilayah V, dan DPAD DIY sebagai kolaborasi perdana di Indonesia.

Rektor UAD & Dukungan LLDIKTI Wilayah V terhadap Pengembangan Perpustakaan

Rektor Universitas Ahmad Dahlan, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam keynote speech-nya menekankan bahwa perpustakaan memiliki posisi strategis sebagai pusat sumber belajar, penelitian, dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, perpustakaan tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi telah berkembang menjadi pusat pengelolaan pengetahuan yang mampu mendukung pencapaian indikator kinerja perguruan tinggi, peningkatan kualitas riset, serta penguatan budaya literasi akademik.

Sambutan turut disampaikan oleh Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D. selaku Kepala LLDIKTI Wilayah V. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan apresiasi atas peran aktif FPPTI DIY dalam membangun kolaborasi antarperguruan tinggi.

Beliau berharap FPPTI DIY mampu menjadi mitra strategis perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas layanan akademik melalui penguatan perpustakaan sebagai pusat informasi, penelitian, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

Seminar Nasional Bahas Peran Perpustakaan Mendukung SDGs dan IKU Unggul

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Seminar Nasional bertema “Knowledge for Sustainability: Peran Perpustakaan dalam Mendukung SDGs dan IKU Unggul” yang menghadirkan Dr. Sri Rohyanti Zulaikha, S.Ag., S.S., M.Si. dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Dr. Caraka Putra Bhakti, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Ahmad Dahlan. Kedua narasumber mengulas strategi penguatan literasi informasi, pengelolaan pengetahuan, inovasi layanan, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri atas pustakawan, dosen, mahasiswa, dan pengelola perpustakaan perguruan tinggi.

Komitmen Bersama Menuju Perpustakaan Perguruan Tinggi yang Berdaya Saing

Melalui pelantikan kepengurusan baru dan penyelenggaraan Seminar Nasional, FPPTI Daerah Istimewa Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan profesionalisme pustakawan, serta mendorong transformasi perpustakaan sebagai pusat pengelolaan pengetahuan yang inovatif.

Diharapkan, kepengurusan FPPTI DIY Periode 2026–2029 mampu menghadirkan berbagai program strategis yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, serta memperkokoh peran perpustakaan sebagai mitra utama dalam pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (Iskandar Bajang_Humas FPPTI Pusat)