Tangerang, 10 November 2025 — Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Banten bersama 21 perpustakaan Perguruan Tinggi dan 1 Perpustakaan Khusus sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang. Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi Literasi: Menuju Warga Binaan yang Cerdas dan Produktif”, sebagai wujud nyata dukungan dunia akademik terhadap peningkatan kompetensi literasi para warga binaan.
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)
Kegiatan diawali dengan sambutan dari ketua FPPTI wilayah Banten, Orisa Mahardhini, S.Sos., M.Hum yang menekankan pentingnya akses literasi sebagai modal pembinaan dan reintegrasi sosial. Pihak Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang yang diwakili oleh Kepala Sekolah PKBM Tunas Madani Tangerang, Satria adinata, S.Ag menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini, mengingat kebutuhan literasi dan pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam pembinaan narapidana usia muda.
Kepala Lapas Pemuda, Yogi Suhara, A.Md.IP., S.H., M.H yang ditemui di ruangannya setelah acara selesai, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh lembaga-lembaga pendidikan dan perpustakaan yang terlibat. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan agar dampaknya semakin luas dan dapat memperkuat budaya literasi di lingkungan pemasyarakatan.

Seminar Literasi Bagi Warga Binaan Lapas
Upaya meningkatkan kualitas pembinaan dan memperluas akses literasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) juga dilakukan melalui kegiatan Seminar Literasi bagi Warga Binaan. Dalam kesempatan tersebut, Orisa Mahardhini, S.Sos., M.Hum, ketua FPPTI Wilayah Banten sekaligus narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan materi “Perpustakaan sebagai Jalan Perubahan untuk Masa Depan yang Lebih Baik : Pelatihan lietrasi dan dan keterampilan Pengelolaan Buku.
Sebanyak lebih dari 10 Warga binaan yang mengikuti seminar tampak antusias dan aktif berpartisipasi dalam diskusi. Banyak dari mereka menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini membantu membuka perspektif baru tentang pentingnya pendidikan dan literasi dalam membangun masa depan.


FPPTI Wilayah Banten Donasikan 1.500 Buku untuk Pojok Baca Lapas
Upaya meningkatkan literasi di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kembali mendapat dukungan besar dari berbagai pihak. Sebanyak 1.500 buku berhasil dihimpun dan didonasikan kepada sejumlah Pojok Baca Lapas melalui kerja sama dengan 22 Perpustakaan Perguruan Tinggi dan Perpustakaan Khusus di wilayah Banten bersama Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Banten.
Kegiatan donasi ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Perpustakaan yang tergabung dalam FPPTI wilayah Banten dalam memperluas akses baca bagi warga binaan. Koleksi yang disumbangkan mencakup berbagai kategori, mulai dari buku motivasi, agama, pengembangan diri, keterampilan, hingga literatur umum yang relevan untuk memperkaya wawasan para penghuni lapas.
Ketua FPPTI Wilayah Banten menyampaikan bahwa program ini merupakan komitmen berkelanjutan untuk mendukung pemerataan literasi. “Kami percaya bahwa membaca bisa menjadi jalan pembuka perubahan positif. Dengan menyediakan bahan bacaan yang berkualitas, kami berharap warga binaan dapat terus belajar dan berkembang,” ujarnya.


Harapan FPPTI Wilayah Banten untuk Peningkatan Literasi
FPPTI Banten menyatakan bahwa kegiatan PKM seperti ini akan terus berlanjut sebagai bentuk kontribusi perpustakaan perguruan tinggi dalam pembangunan sumber daya manusia yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan bertema “Sinergi Literasi” ini, diharapkan warga binaan tidak hanya memperoleh ilmu baru, tetapi juga termotivasi untuk terus belajar, berkarya, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat. (Iskandar Bajang_Humas FPPTI Pusat)
