Menu Close

“FPPTI Wilayah Papua Periode 2026-2029 Resmi Dilantik“ Dorong Inovasi dan Kolaborasi Perpustakaan Perguruan Tinggi

Jayapura, 29 April 2026 – Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Papua resmi melantik jajaran pengurus baru dalam sebuah rangkaian kegiatan yang dirangkai dengan Seminar Manajemen Pengelolaan Perpustakaan Perguruan Tinggi. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Hibryd UPA Perpustakaan Universitas Cenderawasih tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat informasi, pembelajaran, dan riset dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi di Papua.

Acara yang dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi, kepala perpustakaan, pustakawan, dosen, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan tinggi tersebut berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan perguruan tinggi.

Prosesi pelantikan pengurus FPPTI Wilayah Papua dilaksanakan secara hibrida (hybrid) dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum FPPTI, Mariyah, S.Sos., M.Hum. Dalam kesempatan tersebut, para pengurus yang dilantik menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi secara profesional serta memperkuat jejaring kolaborasi antarperpustakaan perguruan tinggi di wilayah Papua guna mendukung peningkatan kualitas layanan informasi dan pengembangan kelembagaan perpustakaan.

Dalam sambutannya, Mariyah, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Perpustakaan Universitas Indonesia dan saat ini mengemban tugas sebagai Kepala Asrama Universitas Indonesia, menegaskan bahwa kepengurusan baru diharapkan mampu merumuskan dan mengimplementasikan berbagai program inovatif yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia, peningkatan mutu layanan informasi, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan perpustakaan. Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing perpustakaan perguruan tinggi dalam menghadapi dinamika perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan pengguna di era transformasi digital.

Ketua FPPTI Wilayah Papua Terpilih Periode 2026-2029, Semirius Watem, S.Ptk dalam sambutannya menegaskan bahwa perpustakaan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, sinergi dan kerja sama antaranggota FPPTI perlu terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan pengguna yang semakin kompleks.

“Perpustakaan saat ini tidak hanya menjadi tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga pusat pengelolaan pengetahuan yang mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui FPPTI, kita dapat membangun kolaborasi yang lebih kuat untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di Papua,” ujarnya.

Setelah pelantikan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Manajemen Pengelolaan Perpustakaan Perguruan Tinggi yang menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi perpustakaan. Dalam sesi pemaparan materi, Idzhari Rahman, S.I.P., M.A. mengulas berbagai aspek strategis dalam pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi, meliputi perencanaan dan perumusan kebijakan perpustakaan, manajemen koleksi bahan pustaka, pengelolaan layanan perpustakaan dan pemustaka, serta pemanfaatan teknologi informasi dan sistem perpustakaan sebagai instrumen pendukung transformasi layanan informasi akademik.

Seminar ini memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta mengenai urgensi inovasi dalam pengelolaan perpustakaan, khususnya dalam merespons perkembangan era digital yang ditandai dengan meningkatnya kebutuhan akan akses informasi yang cepat, mudah, akurat, dan kredibel. Selain itu, pembahasan juga menekankan pentingnya penguatan literasi informasi sebagai kompetensi esensial bagi sivitas akademika, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas layanan perpustakaan.

Kegiatan selanjutnya berupa sharing session dan diseminasi buku berjudul “Berinovasi dan Mengukur Penilaian Akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi” yang dipaparkan oleh Tuwaji, S.Sos., M.Si. Sesi ini bertujuan untuk memperluas wawasan peserta terkait strategi inovasi perpustakaan serta implementasi indikator dan instrumen akreditasi sebagai upaya peningkatan mutu dan tata kelola perpustakaan perguruan tinggi secara berkelanjutan.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari peserta yang menilai pelantikan dan seminar tersebut menjadi wadah yang tepat untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring profesional, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengembangan perpustakaan perguruan tinggi di Papua.

Melalui pelantikan pengurus baru dan penyelenggaraan seminar serta sharing session, FPPTI Wilayah Papua diharapkan semakin berperan aktif dalam mendorong peningkatan kualitas perpustakaan perguruan tinggi, memperkuat kolaborasi antarinstitusi, serta mendukung terciptanya ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (Penulis : Iskandar Bajang_Humas FPPTI Pusat)