Vinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo Slider

SEMILOKA KEPUSTAKAWANAN INDONESIA 2016

Yogyakarta, 12-14 Oktober 2016

“KEPEMIMPINAN & PROFESIONALISME PUSTAKAWAN :

Kontribusi dalam Peningkatan Kualitas Perguruan Tinggi”

WORKSHOP, SATELLITE MEETING, SEMINAR, LOKAKARYA & RAKERNAS FPPTI

 

I. Latar Belakang

Ranganathan (1931) dalam the Five Laws of Library Science menyatakan “the Library is a growing organism”. Perpustakaan merupakan organisme yang selalu tumbuh. Artinya perpustakaan yang baik adalah perpustakaan yang mampu mengikuti perkembangan lingkungannya. Perpustakaan akan dapat terus tumbuh dan berkembang mengikuti perkembangan jaman apabila pustakawan yang ada di dalamnya juga harus berkembang. Pustakawan harus mampu menunjukkan jati dirinya sebagai pribadi yang selalu siap untuk berkembang, belajar, berinovasi dan berkreasi selaras dengan kebutuhan dan keinginan pemustakanya.

Perkembangan teknologi informasi, globalisasi, dan keberadaan pasar bebas seperti masyarakat ekonomi Asean, AFTA dan sejenisnya menyebabkan perpustakaan dan pustakawan menghadapi tantangan yang tidak mudah. Perpustakaan sebagai lembaga yang mengelola informasi dan pengetahuan harus mampu menunjukkan bahwa keberadaan menjadi penting di tengah-tengah masyarakat dan generasi yang sudah sangat familiar dengan informasi dan teknologinya.

Keberadaan generasi digital, generasi millenium, dan atau generasi internet melengkapi masuknya dunia dalam era BIG DATA sekarang ini. Pustakawan harus mampu mengidentifikasi dan mewujudkan apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh generasi ini. Pengelolaan data dan informasi yang merupakan bagian dari keberadaan pengetahuan menjadi kunci bagi setiap perpustakaan dalam memberikan yang terbaik kepada para pemustakanya. Keberadaan sumber-sumber digital dan elektronik yang didukung dengan jaringan internet yang handal menjadi bagian penting yang mau tidak mau menjadi menu keseharian pustakawan dan perpustakaan pada saat ini.

Di sisi lain para pustakawan dituntut untuk memiliki kemampuan yang baik dalam menyikapi berbagai perubahan yang terjadi dalam era digital dan globalisasi informasi ini. Pustakawan harus memiliki daya saing yang kuat terutama terkait berbagai kemampuan dan kompetensi diri sebagai seorang pustakawan profesional. 

Latar belakang di atas yang menjadi dasar mengapa perlu dilakukan suatu kegiatan yang dapat memberikan satu  wawasan, pengetahuan sekaligus ketrampilan bagi pustakawan perguruan tinggi terutama dalam upaya berkontribusi pada peningkatan kualitas perguruan tinggi. Melalui rangkaian kegiatan workshop, seminar, lokakarya dan rapat kerja nasional diharapkan akan ada berbagai solusi bagi permasalahan yang ada dan akan dihadapi pustakawan dimasa sekarang dan masa depan. Selain dari pakar dan juga pengambil kebijakan, diharapkan akan muncul pemikiran-pemikiran dari pustakawan sendiri yang dapat dibagikan kepada sesama pustakawan dan juga masyarakat pada umumnya.

 

II. Tujuan Kegiatan

Rangkaian kegiatan Workshop, Semiloka dan Rakernas ini bertujuan untuk:

Menggali perkembangan baru dalam dunia perpustakaan dan informasi dari para pakar, pengelola, pemerhati, pengajar, dan praktisi perpustakaan dan informasi.

Menghasilkan output yang dapat bermanfaat bagi perkembangan perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia

 

III. TEMA DAN SUB TEMA

3.1. Tema

Tema besar kegiatan ini adalah Kepemimpinan dan Profesionalisme Pustakawan : Kontribusi dalam Peningkatan Kualitas Perguruan Tinggi.

 

3.2. Sub Tema

Sub tema / topik dari kegiatan semiloka adalah sebagai berikut:

  • - Big Data

  • - Digital Curation

  • - Smart Libraries & Librarians

  • - Digital Natives & Net Generation

  • - Open Access

  • - Digital Resource Sharing

  • - Library Design

  • - Promotion

  • - Library Hospitality

  • - Kompetensi Pustakawan dan MEA

  • - Embedded Librarianship

  • - Information Literacy

  • - Topik lain terkait  Best Practice Smart Libraries

 

IV. SASARAN & TARGET PESERTA

4.1. Sasaran Peserta

  1. Peserta kegiatan workshop, satellite meeting, dan semiloka diharapkan terdiri dari:
  2. Pimpinan/Pengelola Perpustakaan Perguruan Tinggi
  3. Pustakawan PT dan Pustakawan lain yang berminat
  4. Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi
  5. Peneliti dan Tenaga Pendidik (Dosen) bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi
  6. Masyarakat Umum Pemerhati Bidang Perpustakaan dan Informasi
  7. Pengurus FPPTI Pusat dan FPPTI Daerah seluruh Indonesia

Kegiatan Rapat Kerja Nasional sasaran pesertanya adalah Pengurus Pusat FPPTI dan Ketua Pengurus FPPTI Daerah seluruh Indonesia

 

4.2. Target Peserta

Rangkaian kegiatan ini mempunyai target peserta sebagai berikut:

  • - Peserta Workshop @35 peserta per kelas paralel
  • - Peserta Satellite Meeting @30 peserta per topik paralel 
  • - Peserta Semiloka 200 peserta
  • - Pemakalah “Call for Papers” berbahasa indonesia sebanyak 30 orang (dibagi 3 paralel sesi)
  • - Pemakalah “Call for Papers” berbahasa Inggris 6 orang (2 sesi)
  • - Peserta kandidat peraih Academic Librarian Award 2016 sejumlah anggota FPPTI
  • - Peserta Library Partner Exhibition sebanyak 10 booth.

 

V. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN KEGIATAN

5.1. Waktu Pelaksanaan

Kegiatan ini akan dilaksanakan hari Rabu, 12 Oktober 2016 hingga Jumat, 14 Oktober 2016.

5.2. Tempat Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan di Perpustakaan Universitas Gadjah Mada, Bulaksumur Yogyakarta.

VI. PENUTUP

Kegiatan ini diharapkan akan memberikan kontribusi yang positif bagi perkembangan kepustakawanan di perguruan tinggi pada khususnya, dan di Indonesia pada umumnya. Selain itu hasil dari pembahasan kegiatan semiloka dan juga satellite meeting diharapkan mampu memberikan masukan terhadap pengambil kebijakan baik di tingkat institusi, kementerian maupun pemerintahan pusat, terutama dalam meningkatkan mutu perpustakaan  dan pustakawan di Indonesia.

Namun demikian, kegiatan ini tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak, terutama dari para pengambil kebijakan, pengelola perpustakaan, pemerhati perpustakaan, para pustakawan dan juga para rekanan perpustakaan. Untuk itu kami berharap dukungan dari semua pihak baik berupa keikutsertaan dalam kegiatan, pendanaan maupun dukungan lain yang sesuai dengan tujuan kegiatan.