Vinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo Slider

SEMINAR NASIONAL DAN PELANTIKAN PENGURUS FPPTI 2017-2020

PERAN ASOSIASI PERPUSTAKAAN DALAM MEMBANGUN CITRA PUSTAKAWAN MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

I. PENDAHULUAN

Hasil Rakornas Perpustakaan Nasional 2018 memberikan rekomendasi kesepakatan nasional bahwa “Pustakawan Bergerak” akan menjadi gerakan nasional dalam pemerataan akses perpustakaan di masyarakat. Gerakan Nasional ini tentu akan menuntut peran yang lebih dari seorang pustakawan, terutama sinergi antar pustakawan agar terjadi pemerataan layanan perpustakaan dan meminimalisir kesenjangan sumber daya antar perpustakaan. Pustakawan
harus dapat menjadi pelaku utama dalam rangka mewujudkan fungsi perpustakaan sebagai sumber informasi dan pembelajaran sepanjang hayat. Peran ini diharapkan akan dapat memberikan value added bagi seseorang, sekelompok orang, atau masyarakat yang dilayaninya. Keberadaan pustakawan yang profesional, kompeten dan mempunyai jejaring
yang luas akan menjadi hal yang sangat penting dalam gerakan nasional ini. Hal ini tentunya nanti akan membawa dampak kepada terangkatnya citra pustakawan yang positif diantara banyaknya profesi-profesi yang lain.

Pada era digital dan revolusi industri 4.0 seperti saat ini, dimana informasi dapat diperoleh secara mudah, cepat, up-to-date, dan murah, maka perpustakaan dan pustakawannya harus dapat menunjukkan eksistensinya sebagai sebuah lembaga sumber informasi bagi masyarakat. Perpustakaan tidak hanya fokus pada tupoksinya akan tetapi harus mampu melihat dan menjembatani kebutuhan pengguna sesuai dengan era yang sedang dialaminya. Perpustakaan sebagai “Growing Organism” harus selalu menjadi pengingat bahwa perpustakaan harus berkembang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan pengetahuan. Di era media sosial, dan jejaring saat ini, maka perpustakaan dan pustakawan
dituntut untuk melakukan jejaring seluas mungkin baik dengan sesama pustakawan maupun dengan masyarakat penggunanya. Sinergi antar pustakawan dan perpustakaan menjadi sangat diperlukan terutama untuk memenuhi berbagai kebutuhan penggunanya dan juga untuk meningkatkan kapasitas perpustakaan dalam melayani komunitasnya. Perpustakaan akan semakin kuat apabila memiliki jaringan informasi yang kuat dan luas. Keberadaan asosiasi perpustakaan menjadi sangat penting bagi perpustakaan dan pustakawan dalam membangun jaringan yang kuat ini.
Sinergi pustakawan dan juga perpustakaan dapat dilakukan melalui organisasi, asosiasi, komunitas maupun forum-forum yang akan memberikan kesempatan bagi pustakawan untuk berdiskusi, melakukan sharing pengetahuan, mengembangkan jejaring dan berbagi banyak hal terutama dalam rangka peningkatan skill dan kapasitas pustakawan. Intinya bahwa pada jaman now, perpustakaan dan pustakawan harus dapat saling membantu dan bersinergi agar mampu
memenuhi segala kebutuhan generasi jaman now. Kekuatan pustakawan dan perpustakaan melalui sinergi akan berdampak besar pada eksistensi perpustakaan dan pustakawan di komunitas pengguna dan masyarakat. Eksistensi perpustakaan dan pustakawan akan memberikan jaminan kepada kita untuk selalu bergerak, memberikan kontribusi yang maksimal kepada upaya pencerdasan kehidupan bangsa seperti yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa ini. Asosiasi perpustakaan diharapkan akan memberikan peran dalam membangun citra pustakawan terutama dalam menghadapi apa yang dinamakan dengan Revolusi Industri 4.0. 

II. TEMA KEGIATAN

Tema besar kegiatan ini adalah “Peran Asosiasi Perpustakaan dalam Membangun Citra Pustakawan menghadapi Era Revolusi Industri 4.0”.


III. MAKSUD DAN TUJUAN
Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah upaya meningkatkan:
1.   Sinergi antar pustakawan dan perpustakaan terutama dalam rangka meningkatkan peran di masyarakat.
2.   Peran  perpustakaan  dan  pustakawan  dalam  rangka  berkontribusi  dalam  gerakan nasional “pustakawan bergerak”.
3.   Peran pustakawan dan perpustakaan dalam program pemerataan akses layanan kepada masyarakat di seluruh Indonesia.
4.   Kompetensi pustakawan dalam membangun citra positif terutama dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0.

IV. SASARAN & TARGET PESERTA
Adapun sasaran peserta dari kegiatan ini adalah:
1.   Pengelola Perpustakaan dan Lembaga Informasi
2.   Pustakawan dan Pekerja Informasi
3.   Pengurus/anggota asosiasi perpustakaan/profesi kepustakawanan
4.   Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi / Calon Pustakawan
5.   Masyarakat umum pemerhati perpustakaan dan informasi

Target peserta sebanyak 150 peserta.