Literasi informasi menjadi sebuah keterampilan yang sangat penting di era informasi dan banjir bandang informasi (information overload). Literasi informasi bukan saja menjadi sebuah keterampilan yang harus dimiliki di dalam ranah akademis di Perguruan Tinggi, namun

lebih dari pada itu, mahasiswa dan masyarakat akademis yang berliterasi informasi diharapkan bisa dapat menjadi penggerak bagi masyarakat umum untuk menyadari hak dan kewajibannya sebagai warga negara Indonesia. Peran mereka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu menjaga keutuhan dan persatuan bangsa, memelihara budaya dan berbagai kearifan lokal, serta menjadi warga negara maya (netizen) Indonesia yang menghormati dan menghargai hak orang lain, beretika dan bijak dalam berpendapat. Di dalam konteks ini, maka kesadaran literasi informasi kebangsaan menjadi salah satu syarat bagi terwujudnya bangsa yang demokratis, beradab dan berbudaya. 

Sebagai bentuk pengembangan pemahaman literasi informasi kebangsaan, Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) mengadakan Webinar Nasional dengan tema: “Peran Pustakawan Perguruan Tinggi Sebagai Pilar Literasi Informasi Kebangsaan” dengan Narasumber Prof. Dr. Djoko Saryono M.Pd., Dosen dan Kepala Perpustakaan Universitas Negeri Malang, dengan Moderator Ibu Anastasia Tri Susiati, S. Kom., MA. Kegiatan diselenggarakan secara virtual melalui kanal Youtube FPPTI dan Zoom Perpustakaan Nasional RI. Webinar ini dihadiri lebih dari 3.000 peserta yang terdiri dari Perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Badan Nasional Sertifikasi Profesi, Badan Standardisasi Nasional, Rekan Sejawat dari Asosiasi Profesi Bidang Pusdokinfo, Pustakawan, Pegiat Literasi, Dosen dan mahasiswa. Hal utama dalam literasi informasi kebangsaan adalah kesatuan dan persatuan bangsa, bahwa dengan baiknya literasi tersebut perseteruan antar masyarakat dan informasi yang tidak benar dapat diminimalisir.Untuk itu, Pustakawan sebagai penyedia informasi yang valid memiliki tanggung jawab dalam menyebarkan dan mengedukasi Literasi Informasi Kebangsaaan kepada masyarakat secara luas.

Kegiatan Webinar Nasional ini dirangkaikan dengan, prosesi pengukuhan Pengurus Pusat Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI), Periode Tahun 2020-2023, dengan Ketua Umum Ibu Mariyah, S.Sos., M.Hum dan Launching Akademi Literasi Informasi Pustakawan Indonesia (ALIPI) hasil karya inovasi pustakawan yang tergabung sebagai Pengurus  Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia Pusat dan Wilayah DKI Jakarta.

Pengukuhan ini dilaksanakan pada Rabu, 10 Februari 2021, bertempat di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jalan Medan Merdeka Selatan No. 11 Jakarta Pusat. Segenap Pengurus Pusat FPPTI dikukuhkan oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI,  Bapak Drs. Muhammad Syarif Bando, MM. Jajaran Pejabat Tinggi Perpustakaan Nasional RI yang hadir secara fisik pada acara tersebut, yaitu Sekretaris Utama, Ibu Dra. Woro Titi Hariyanti, MA, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Bapak Drs. Deni Kurniadi, M.Hum, Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi, Bapak Drs. Nurcahyono, SS., M.Si., Kepala Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Kuno, Bapak Drs. Teguh Purwanto, S.IP., M.Si. Sedangkan Perwakilan Pengurus Pusat FPPTI yang hadir yaitu, Ketua Umum, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Manajemen dan Teknologi Informasi, Bendahara, Sekretaris, Ketua Komisi Penelitian, Pengembangan dan Publikasi Ilmiah, serta Humas FPPTI. 

Semoga dengan pengukuhan yang telah dilakukan, Pengurus Pusat Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) segera dapat menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sesuai amanat Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), dan Program Kerja hasil Musyawarah Nasional FPPTI. Dengan demikian ke depan diharapkan kualitas profesi Pustakawan dan Perpustakaan Perguruan Tinggi di Indonesia dapat memiliki daya saing yang tinggi baik skala lokal, regional, dan internasional. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *