Senin, 11 Oktober 2021 merupakan hari yang menentukan bagi para finalis ajang kompetisi IALA (Indonesian Academic Librarian Award) 2021 yang diselenggarakan setiap dua tahun oleh Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI). Kegiatan Grand Final IALA digelar untuk memilih dan menetapkan juara satu, dua, tiga, harapan satu dan harapan dua. Kegiatan ini bertujuan memberikan penghargaan dan media berbagi inovasi yang telah dilakukan oleh pustakawan dalam pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi.

Dalam sambutannya Ketua Umum FPPTI, Ibu Mariyah S.Sos., M.Hum menyampaikan bahwa pemilihan pustakawan berprestasi ini diharapkan akan mendorong pustakawan untuk mencapai prestasi lainnya di ajang nasional maupun internasioal. Kegiatan bertajuk IALA ini   merupakan salah satu implementasi dari program kerja FPPTI 2021 yang diselenggarakan bersamaan dengan perayaan HUT ke-21 FPPTI, demikian tambahan yang disampaikan oleh Ketua Umum FPPTI. Peserta Grand final IALA sebelumnya telah mengikuti seleksi di level FPPTI wilayah. Lalu pada tingkat FPPTI Pusat mereka diseleksi oleh Dewan Juri IALA yang terdiri dari dosen Program Studi Ilmu Perpustakaan, praktisi pustakawan, pakar kepustakawanan, dan juga Pengurus Pusat FPPTI. Di akhir sambutannya, Ibu Mariyahmenyampaikan harapannya semoga ajang kompetisi pustakawan ini dapat meningkatkan prestasi dan kompetensi pustakawan. 

IALA 2021 diikuti oleh delapan wakil FPPTI wilayah.  Babak Grand Final Indonesian Academic Librarian Award (IALA) 2021 terseleksi lima orang finalis pustakawan. Kelima finalis tersebut adalah Dian Puspitasari, S.AP (Universitas Muhammadiyah Malang), Tatik Hartati, MIP. (Universitas IAIN Pontianak), Santi Kusuma, S.Pd ., M.Sc. (Universitas Katolik Atmajaya Jakarta), Asrani, S.Ipust (Politeknik Negeri Banjarmasin), dan Sri Lestari, SIP., M.IP (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).

Para finalis telah melalui tahap seleksi administrasi dan desk evaluation. Tahap Grand Final ini, para finalis melakukan presentasi, dilanjutkan dengan menjawab pertanyaan dewan juri dan juga Focus Group Discussion dengan disaksikan oleh para pemirsa yang hadir. Seluruh rangkaian Grand Final dilaksanakan secara daring (aplikasi Zoom) dan terbuka untuk umum. Hasil pemilihan dan penetapan juara akan diumumkan pada tanggal 12 Oktober 2021, bertepatan dengan acara Semiloka Nasional Kepustakawanan Indonesia ke-6 FPPTI. 

Dengan diberikannya apresiasi dan penghargaan oleh FPPTI kepada para pemenang IALA 2021, semoga menjadikebanggaan tersendiri bagi mereka. Di samping itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan motivasi agar pustakawan mampu bergerak tidak saja untuk memajukan perpustakaannya tetapi juga untuk masyarakat. Bagi pustakawan, mengikuti ajang kompetisi IALA FPPTI 2021 juga dapat meningkatkan branding pustakawan dan kontribusi nyata dalam menghadapi pandemi COVID-19 khususnya dalam bidang dan profesinya. Jayalah terus FPPTI! MRH/PI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *