Kamis, 31/3/2022. Sinergi merupakan sebuah kekuatan yang mampu memberikan dorongan bagi sebuah implementasi kegiatan dan perubahan yang lebih baik. Upaya ini telah dilakukan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerjasama dengan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI). Perpusnas & FPPTI menyelenggarakan Webinar Nasional dengan mengusung tema: Transformasi Perpustakaan dalam Ekosistem Digital menuju Library Internationalization dan Research University.

Seperti kita ketahui bersama bahwa perguruan tinggi di Indonesia, sudah banyak yang bekerja sama dengan perguruan tinggi di luar negeri yang dikemas dalam bentuk kerja sama internasional.  Beberapa bentuk kerja sama internasional melalui aktivitas kolaborasi riset, webinar, visiting staff, kelas bersama atau pertukaran mahasiswa.  Hal tersebut menjadi peluang yang sangat baik untuk pustakawan dan perpustakaan perguruan tinggi untuk mengambil bagian dari implementasi kerja sama internasional antar perguruan tinggi, dan yang paling memungkinkan adalah melalui jalur riset atau penelitian. Demikian sambutan Ketua Umum FPPTI, Ibu Mariyah, S.Sos., M.Hum. disela kesibukan beliau yang juga sebagai Kepala Perpustakaan Universitas Indonesia.

                Kepala Perpustakaan Nasional RI, Bapak Drs. Muhammad Syarif Bando, M.M., sebagai Keynote Speech menyampaikan delapan kompetensi yang merupakan bekal bagi para alumni perguruan tinggi. Di samping itu, beliau juga menyampaikan tiga kompetensi utama alumni institusi pendidikan tinggi, yaitu: pemikir world class, inovatif, kreatif, dan sikap mental yang positif; kemampuan menciptakan lapangan kerja sesuai profesinya; dan kemampuan meningkatkan harkat dan martabat bangsa melalui pendampingan terhadap masyarakat termarjinalkan (dengan tutorial). Kompetensi tersebut perlu diturunkan kepada institusi pendidikan tinggi. Di akhir pidatonya, Pak Bando menekankan bahwa implementasi proses belajar dalam mendukung merdeka belajar juga perlu dikawal dengan demikian delapan kemampuan dan tiga kompetensi utama alumni perguruan tinggi dapat diimplementasikan sehingga mereka (para alumni) akan menang dalam percaturan global dan bermanfaat bagi masyarakat.

                Pustakawan Utama Perpustakaan Nasional, narasumber pertama webinar ini memberikan pencerahkan tentang e-resources yang dilanggan oleh Perpustakaan Nasional. Ibu Dra. Sri Sumekar, M.Si. secara detail menyampaikan apa itu yang dimaksud dengan e-resources, bagaimana e-resources disediakan, proses seleksi, infrasrtuktrur yang disiapkan oleh Perpustakaan Nasional serta pertimbangan lain. Memberikan penguatan atas apa yang disampaikan oleh narasumber pertama, Bapak Amirul Ulum, S.Sos., M.IP., Pustakawan Universitas Surabaya memberikan arah dan petunjuk bagaimana para peserta webinar dapat mengakses semua database yang dilanggan Perpustakaan Nasional. Ilmu yang dibagi oleh bapak Amirul Ulum diharapkan dapat disampaikan dan dibagi kembali oleh peserta kepada siapapun di lingkungan peserta berasal. Pemanfaatan e-resources bagi seluruh warga negara khususnya masyarakat perguruan tinggi merupakan satu hal yang perlu diupayakan.

                Capaian internasionalisasi perguruan tinggi, dalam hal ini perpustakaan dan pustakawannya merupakan upaya yang perlu dilakukan pula. Banyak hal yang dapat ditempuh oleh perpustakaan dan pustakawan menuju library internationalization. Webinar ini menawarkan materi-materi menarik yang disampaikan oleh Ibu Safirotu Khoir, P,hD., Pustakawan Universitas Gadjah Mada. Banyak hal yang sesungguhnya dapat disajikan atau dipaparkan kepada dunia internasional, kita punya banyak keunikan yang belum dan perlu diketahui oleh dunia internasional, tutur Ibu Fira, panggilan akrab beliau. Guna penguatan lebih dalam agar mampu berkancah di dunia internasional, serta mendukung research university  narasumber terakhir Ibu Lis Setyowati, M.A. Pustakawan Universitas Diponegoro ini memberikan pencerahan tentang berbagai aplikasi (tools) pendukung riset, penulisan dan publikasi. Ini menarik bagi pustakawan, tidak hanya di lingkup perguruan tinggi, namun bagi semua pustakawan. Apa yang dibagi oleh Ibu Lis Setyowati sangat bermanfaat.

Webinar Nasional ini memberikan insight baru dan pengetahuan yang bermanfaat bagi seluruh peserta yang mencapai lebih dari 1.300 peserta dari berbagai wilayah di tanah air, demikian moderator webinar, Bapak Dwi Cahyo Prasetyo, S.IP., M.A.,  menutup sesi diskusi. Webinar nasional ini dapat disaksikan ulang melalui Channel  YouTube Perpustakaan Nasional, demikian pembawa acara menambahkan.  (MR/NN).

Leave a Reply

Your email address will not be published.